Skip to main content

Berdoa dalam Sujud Sholat


BOLEHNYA BERDOA DALAM SUJUD DENGAN DOA-DOA DALAM AL-QURAN



📬 Pertanyaan:

يقول هذا السائل: أسأل عن حديث الرسول صلى الله عليه وسلم الذي ما معناه

Saya ingin bertanya tentang hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang maknanya:

نهيت أن اقرأ القرآن وأنا ساجد

"Aku dilarang membaca Al-Qur'an ketika sujud."

فهل هذا النهي يشمل الأدعية الموجودة في القرآن، بمعنى: هل يجوز للمسلم أن يدعو بهذه الأدعية وهو ساجد؟

Apakah larangan ini termasuk membaca doa yang ada dalam Al-Qur'an. Dalam artian, apakah boleh bagi seorang muslim untuk berdoa dengan doa ini ketika ia sujud?

🔓 Jawaban:

Sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:

ألا وإني نهيت أن أقرأ القرآن راكعاً أو ساجداً، فأما الركوع فعظموا فيه الرب، وأما السجود فأكثروا فيه من الدعاء؛ فقمن أن يستجاب لكم

"Ketahuilah sesungguhnya aku dilarang membaca Al-Quran ketika rukuk atau sujud. Adapun dalam rukuk, maka agungkanlah Rabb di dalamnya, dan adapun sujud, maka perbanyaklah padanya doa, sangat layak engkau dikabulkan doanya."

أخبر النبي عليه الصلاة والسلام أنه نهي أن يقرأ القرآن راكعاً أو ساجداً، لا أنه نهي أن يدعو بالقرآن

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengabarkan, kalau beliau dilarang membaca Al-Quran ketika rukuk atau sujud. Bukan bermakna beliau dilarang berdoa dengan Al-Quran.

ففرق بين الدعاء بالقرآن وبين قراءة القرآن، فالداعي بالقرآن لم يقصد التلاوة وإنما قصد الدعاء فلو قال الإنسان في سجوده:

Maka bedakan antara berdoa dengan Al-Qur'an dengan membaca Al-Qur'an. Maka orang yang berdoa dengan Al-Qur'an itu tidak bermaksud tilawah (membaca), tapi maksudnya adalah berdoa. Seandainya seorang mengatakan dalam sujudnya:

ربنا آتنا في الدنيا حسنةً وفي الآخرة حسنةً وقنا عذاب النار

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka." (Al-Baqarah: 201)

لا يقصد بذلك التلاوة لكان هذا جائزاً، ولو قال في سجوده

Ia tidak meniatkan tilawah (membaca Al-Quran), niscaya hal itu boleh saja. Seandainya ia berkata dalam sujudnya:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (Surat Ali 'Imran Ayat 8)

يريد الدعاء لا التلاوة لم يكن قارئاً للقرآن في السجود، ولهذا كان الجنب لا يقرأ القرآن، لكن لو دعا بدعاءٍ من القرآن كان ذلك جائز، فلو قال الجنب

Ia niatkan berdoa, bukan membaca (Al-Qur'an), maka ia tidak dikatakan membaca Al-Qur'an dalam sujud. Oleh karena itu, orang yang junub itu tidak membaca Al-Qur'an, akan tetapi jika ia berdoa dengan doa dari Al-Qur'an niscaya hal itu boleh saja. Kalau seandainya orang junub mengatakan:

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّاب

"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (Surat Ali 'Imran Ayat 8)

لا يريد القراءة وإنما يريد الدعاء فلا حرج عليه

Ia tidak meniatkan membaca (Al-Qur'an), tapi ia niatkan berdoa maka hal itu tidak mengapa.
*******************************

Kontributor: Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah. Editor: Ustaz Sofyan Kaoy Umar, MA, CPIF

Comments

Popular posts from this blog

Explanation of Hadith Sahih al-Bukhari Based on Fath al-Bari

  Explanation of Hadith Sahih al-Bukhari   Based on Fath al-Bari Ibn Hajar Biography of Imam al-Bukhari    Biography of Ibn Hajar Asqalaani   Explanation Based on Fath al-Bari Ibn Hajar:  1       2     3       4       5       6      7       8       9       10       11       12       13       14      15       16      17     19     20      21      22      23       24      25       26       27       28       29       30&31    

Darul Quran Mina (DQM)

Darul Qur'an Mina (DQM) Profil & Kegiatan Darul Qur'an Mina (DQM) Wakaf Bangunan DQM   Update Laporan Donasi Wakaf Bangunan DQM    Youtube DQM Channel (English)   Youtube Kajian Tafsir   Youtube Belajar Bahasa Arab   Murattal & Tadabbur al-Quran:  Murattal al-Qur'an Berbagai Qari Masyhur (MP4)   Murattal Al-Quran Qari Utama (MP4)   The Glorious Noble Qur'an -Syaikh Abu Bakr Ash-Shatery, Eng Trans (MP4)   Tadabbur/Tafsir al-Quran (MP3 &MP4)   Tafsir Al-Quran   Ilmu al-Quran (Ulumul Quran) -MP4 Tajwid/Ilmu Tajwid    Belajar Membaca & Tadabbur al-Qur'an (Html,MP3 dan MP4)   Kajian Hadist (Study of Hadith)    Murattal al-Quran Semua List Qari Masyhur (MP3)   Murattal Al-Quran Semua Qori (MP3)   Perpustakaan Audio Quran MP3 Semua Qari   Murattal Al-Quran 30 Juz (MP3 Audio)   List Murattal Al-Qur'an (MP3 Audio) & Tafsir   ...

Kitab Matan al-Jazariyah

Matan al-Jazariyah Nama kitab: Matan Al-Jazariyah (متن الجزرية) Pengarang: Syamsuddin Abul Khair Muhammad bin Muhamad bin Muhammad bin Ali bin Yusuf Al-Jazary Ad-Dimasyqi Asy-Syafi'i Penerjemah: Abu Ezra El Fadhli Bidang studi: Ilmu Tajwid (Cara membaca makharijul huruf al-Qur'an)  Matan al-Jazariah ini berisikan 109 bait yang ditulis oleh Imam Muhammad Ibnul Jazari Asy-Syafi’i . Matan ini dimulai dengan muqoddimah, makhraj-makhraj huruf, sifat-sifat huruf, tajwid, tafkhim dan tarqiq, tentang ra, tentang lam. tha’ dan zha’, tahdziirat (peringatan-peringatan), mim dan nun tasydid serta mim sukun, tanwin dan nun sukun, mad dan qoshr, mengenal waqof, maqthu’ dan maushul dan hukum ta’. tentang ta’, hamzah washl, Sifat-sifat huruf Hijaiyah atau abjad Arab memiliki karakter khusus dan harus diucapkan secara benar berdasarkan ilmu tajwid terutama saat membaca Al-Quran. Termasuk harus diketahui huruf yang dibaca tarqiq (tipis) dan tafkhim (tebal). -...